Jumat, 01 Desember 2017

Makan - day 2

Assalammualaikum,

Tantangan 10 hari game level 2

Hari ini saya agak kurang konsisten dalam melatih Naira untuk benar2x mandiri dalam acara makannya. Dimulai dari pagi hari yang sibuk memasak, begitu juga siang hari yang meneruskan bikin martabak untuk anak2x. Akibatnya ? Tentu saja kacau balau 🤣. Naira termasuk tipe yang harus ditongkrongi supaya dapat fokus dalam aktifitas/kegiatannya, terutama yang bersifat ritual, seperti makan, mandi dan shalat. Klo tidak, tentu saja dia akan seenak hati melakukannya (baca : disambi main dan mondar mandir 🤦‍♀️).

Karena hari libur, sarapan tadi pagi cukup ringan, yaitu hanya cilok abon bumbu pecel. Naira makan dengan menggunakan garpu, tidak ada masalah dalam pengumpulan sisa makanan yang tinggal sedikit. Tapi.......dia makan sambil mondar mandir 😂. Kebetulan dari malam ada teman papanya yang menginap di rumah. Dan papanya agak sibuk dengan temannya ini, sehingga karena merasa "bebas", Naira dan adiknya muter aja waktu diajak sarapan. Walhasil mereka sarapan berdua saja, ketinggalan dari papanya. Sementara saya juga masih sibuk di dapur sehingga tidak bisa menemani duduk terus di meja makan, walau tetap mengawasi. Jujur ini salah orangtuanya sih ya, karena tidak mendampingi anaknya 😓. 

Begitu juga saat makan siang. Kebetulan Naira makan berbarengan dengan adiknya, yang masih disuapi oleh ART kami. Lagi2x karena mamanya ga ikut nongkrongi, Naira pun makan sambil bebas mondar mandir dan main bersama dengan adiknya 😫.

Baru pada saat makan malam, saya benar2x mendampingi anak2x dengan ikut duduk di samping mereka, sambil menyuapi yang kecil. Sempat sedikit mondar mandir, tapi tidak seberapa karena ada satpam di sampingnya 🤣. Saat makanan tinggal sedikit, seperti biasa Naira merengek agar saya mau mengumpulkan makanannya. Tapi saya bersikeras tidak mau membantunya. O ya, pada saat awal makan, saya sudah membuat perjanjian bahwa nti dia harus mengumpulkan sisa makanan yang tinggal sedikit sendiri tanpa bantuan saya. Juga agar makan tetap duduk di tempat sampai selesai.

Naira : "ma, ini tolong kumpulin", sambil menyodorkan piring.
Mama : "lho kan tadi udah perjanjian, kakak harus ngumpulin sendiri".
Naira : "iya, tapi ini susah"
Mama : "ya dicoba, nti pasti bisa".
Naira : "mama aja ya, aku ga bisa ini"
Mama : "coba dibantu pake peyek (rempeyek), bisa kok".
Naira : "susah ma"
Mama : "di coba dulu"

Akhirnya dia mau dan bisa menggunakan rempeyek sebagai pengganti garpu untuk mengambil makanan yang tinggal sedikit itu.

Sepanjang waktu makan saya juga tidak henti2xnya mewarning (baca : dengan nada yang fales tentunya 😬) supaya ia tetap diam di kursi setiap akan beranjak dari tempat duduknya. Mommy shark dudududududu 🤣


Jatibening, setengah dua belas malam
Dian Meridha Giza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar