Label
- aliran rasa
- aliran rasa bunsay game level 8
- aliranrasagamelevel6
- berpikir kreatif
- bunda sayang
- fitrah seksualita
- fitrah seksualitas
- for things to change
- for things tp change
- forthingstochange
- Game level 1
- game level 11
- game level 9
- gaya belajar anak
- i have to change first
- i must change first
- ibu profesional
- ibu profesional level 18 tantangan 10 hari
- ibu profesional level 8 tantangan 10 har
- ibu profesional level 8 tantangan 10 hari
- ihavetochangefirst
- iip
- ilovemath
- institut ibu profesional
- institutibuindonesia
- institutibuprofesional
- institutinuprofesional
- Kelas Bunda Sayang
- kelasbundasayang
- Komimunikasi Produktif
- Komunikasi Produktif
- kuliahbunsay
- kuliahbunsayiip
- level 10
- level9
- matematika logis
- matharoundus
- Melatih Kecerdasan
- Melatih Kecerdasan Family Project
- melatih kecerdasan intelektual
- Melatih Kecerdasan Spiritual
- Melatih Kemandirian
- resume diskusi materi9
- semuaanakadalahbintang
- tantangan 10 hari
- tantangan day 1
- tantangan10hari
- thinkcreatuve
Jumat, 29 Juni 2018
Introducing - cerdas finansial
Tantangan hari 1 game level 8
Assalammualaikum,
Libur panjang telah usai, kelas pun dimulai kembali. Begitu juga dengan game/tantangannya, yang tanpa terasa udah masuk level 8. Kali ini mengenai kecerdasan finansial pada anak. Kami diminta untuk melatih kecerdasan finansial pada anak2x sesuai dengan tahapan umurnya. Di game ini kembali saya akan mengajak Naira untuk bermain, terutama supaya ia juga lebih paham akan konsep uang ini.
Sesuai dengan umurnya yang hampir menginjak 8 tahun, Naira berada di range usia pra baligh (7-14 thn). Pada range ini, kami diminta untuk mengajarkan anak memilah antara kebutuhan dan keinginan, yang berlanjut kepada pencatatan uang sederhana.
Jujur saya bingung juga untuk memulainya. Saya pribadi baru mendapat uang saku saat SMP. Diberikan seminggu sekali serta diajarkan pembukuan sederhananya. Dan saat ini harus mengajarkan anak di usia yang masih sangat dini. Walau tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini memang perlu, mengingat segala sesuatu di jaman now ini lebih cepat dari sebelumnya 😅.
Selain itu, sampai saat ini Naira tidak pernah kami beri uang jajan. Begitu juga saat sekolah yang tidak diperkenankan untuk membawa uang. Yang ia tahu baru konsep menabung saja. Jadi setiap ia dapat uang, seperti hadiah puasa dan angpao lebaran, langsung diberikan kepada saya untuk kemudian ditabung di bank. Untuk jajan pun paling hanya sesekali, setiap kami belanja bulanan, dengan membeli 2-3 macam makanan kesukaannya. Atau saat kebetulan ke indomaret. Tapi itu pun tidak selalu saya turuti, tergantung kebutuhannya saja.
Disamping itu, ada juga kekhawatiran saya jika ia diberi uang saku maka ia akan makin leluasa untuk jajan seperti kebanyakan anak lain pada umumnya 😂. Akhirnya saya mencoba jalan tengah, yaitu dengan memberikan uang saku sebanyak Rp 2000/hari, selama 5 hari dalam seminggu. Lalu saya akan memintanya untuk membagi uang tersebut menjadi 3 bagian : amal/infak, tabungan dan konsumsi sesuai kebutuhan.
Rencananya uang baru akan dialokasikan pada akhir minggu setelah terkumpul sejumlah Rp 10.000. Dan untuk mensiasati alokasi konsumsi, untuk tahap awal ini, uang tersebut rencananya baru akan saya perbolehkan untuk digunakan pada saat kami belanja bulanan. Dimana ia boleh menggunakannya untuk membeli makanan kesukaan yang biasa ia minta saat kami melakukan kegiatan tersebut.
Sekilas terlihat saya tidak mau rugi atau kurang percaya sama anak ya, hehehehe. Mungkin ada benarnya juga sih. Karena untuk keseharian bisa dibilang semua kebutuhannya sudah tercukupi, takutnya uang itu malah digunakan untuk membeli yang aneh2x, contohnya seperti makanan yang berhadiah mainan (kecenderungan ini ada soalnya 😂).
Jadi seperti penekanan pada fase ini yang memilah antara mana kebutuhan dan keinginan, saya akan mencoba untuk lebih memfamiliarkan Nai dengan dua hal tersebut.
Hari pertama ini baru saya mulai dengan briefing dan memberikannya uang sejumlah Rp 2000, yang kemudian ia simpan di dalam tas/dompet kecil semacam tempat pencil kain.
Bismillah, dan emak pun mulai deg2xan bin was2x 😆.
Jatibening, menjelang jam setengah sepuluh malam.
Dian Meridha Giza
#Tantangan 10 Hari
#Level 8
#Kuliah Bunsay IIP
#Rezeki itu Pasti, Kemuliaan yang Dicari
#Cerdas Finansial
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar