Sabtu, 22 Juli 2017

Nhw 8

Assalammualaikum, Alhamdulilah sampai di NHW 8 alias 2 NHW menuju akhir kelas matrikulasi. Ibarat orang mau lahiran, NHW ini adalah pembukaaan 8, kurang dikit lagi untuk nyampe ke bukaan 10 sebelum boleh mengeden. He3x, Jaka Sembung bawa golok alias ga nyambung kayaknya 😜. Dalam NHW kali ini kita diminta untuk lebih dapat menggali dan menerapkan misi hidup yang telah kita temukan demi untuk menunjang produktivitas keluarga. Awalnya agak bingung juga saya, karena semua kayak ga nyambung. Pertama untuk misi/peran hidup yang diambil. Disini saya memilih untuk mendampingi anak2x dalam menjalani kehidupannya sesuai dengan fitrahnya, hingga mereka busa mandiri, meraih masa depannya dan membawa manfaat bagi orang lain (at least menjadi role model positif bagi generasinya). Sementara hasil temu bakat saya adalah commander, distributor, restorer, strategic dan treasury. Dan untuk aktivitas yang saya bisa dan sukai adalah memasak. Nah kan, bingung deh 🤣. Alhamdulilah setelah diskusi sama mba Maya, selaku korming minggu ini), insya allah mulai kelihatan titik terang/benang merahnya. Jujur, walaupun peran hidup yang saya ambil adalah mendampingi anak2x, kesabaran saya dalam menghadapi mereka agak kurang 😅. Masih perlu lebih banyak lagi untuk belajar dan berlatih, terutama dari temen2x di kelas matrikulasi ini. Adapun benang merah yang bisa saya tarik dari semua ini adalah salah satu usaha saya dalam mendampingi mereka (anak2x) yaitu melalui salah satu faktor pendukungnya, yaitu makanan. Yang membuat saya mau tidak mau terpaksa harus bisa memasak dan akhirnya menyenangi kegiatan ini adalah saya harus bisa menyediakan makanan yang sehat dan bergizi untuk keluarga saya, terutama anak2x, yang sedang dalam masa pertumbuhan dan makin dikelilingi oleh beraneka jenis makanan, baik sehat maupun tidak sehat. Sehat dan bergizi menurut versi saya juga tidak aneh2x kok, yang penting untuk bahan diusahakan alami (sayuran dibeli tiap 1-3 hari sekali), no MSG, meminimalisir penggunaan zat aditif dan makanan olahan/kalengan, membuat sendiri untuk produk2x olahan seperti nuget, bola2x ayam, menggunakan beraneka jenis bahan makanan supaya anak tidak picky eater dan memenuhi zat gizi yang sesuai dengan standar (karbohidrat, protein, vitamin dan lemak atau yang sering dikenal sebagai menu 4 bintang). Sedangkan untuk hubungannya dengan temu bakat, saya mengambil commander. Diantaranya dengan selalu memonitor kegiatan mereka, terutama si kakak yang tahun ini masuk sd (dimana tantangan peer grup akan mulai muncul), memberi arahan/masukan2x positif, melatih mereka untuk bisa mandiri sedikit demi sedikit. Balik ke nhw, kira2x jadinya seperti ini : Be : Saya ingin menjadi ibu yang dapat mendampingi anak2xnya dalam menjalani kehidupannya hingga mereka bisa mandiri dan meraih masa depannya, dengan selalu memantau kegiatan mereka, memberi arahan, melatih mandiri untuk menghadapi masa depan dan mendukung pertumbuhannya melalui faktor makanan Do : Membuat makanan sehat dan bergizi demi menunjang aktivitas dan pertumbuhan mereka Have : Memiliki usaha homemade frozen food sehingga bisa ikut menularkan kebiasaan memasak makanan sehat yang bebas zat tambahan/pengawet kepada masyarakat, khususnya anak2x Adapun untuk 3 aspek dimensi waktunya adalah sbb : Yang ingin dicapai dalam kurun waktu kehidupan : 1.Menjadikan anak2x sholehah, mandiri dan siap menghadapi tantangan hidup serta meraih masa depannya 2.Menjadi individu yang bermanfaat bagi orang lain Yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5-10 tahun kedepan (strategic plan) : 1.Menguasai atau paling tidak lebih mendalami ilmu parenting dan mempraktekkannya kepada anak 2.Menjadi sahabat anak sehingga anak bisa terbuka dan nyaman bercerita apa saja kepada saya selaku ibunya Yang ingin dicapai dalam kurun waktu 1 tahun (new year resolution) : 1.Memanage diri menjadi lebih baik, terutama yang berhubungan dengan kontrol emosi, manajemen waktu 2.Lebih dekat dengan anak dalam artian lebih bisa memahami perasaan dan segala polah tingkah mereka sebagai bagian dari proses belajarnya Walaupun terlihat sederhana, tapi bagi saya semua ini sangat amatlah tidak mudah. Perlu tekad dan usaha yang keras agar dapat terwujud dan bukan sekedar angan belaka. Insya allah semoga bisa terwujud, amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar