Label
- aliran rasa
- aliran rasa bunsay game level 8
- aliranrasagamelevel6
- berpikir kreatif
- bunda sayang
- fitrah seksualita
- fitrah seksualitas
- for things to change
- for things tp change
- forthingstochange
- Game level 1
- game level 11
- game level 9
- gaya belajar anak
- i have to change first
- i must change first
- ibu profesional
- ibu profesional level 18 tantangan 10 hari
- ibu profesional level 8 tantangan 10 har
- ibu profesional level 8 tantangan 10 hari
- ihavetochangefirst
- iip
- ilovemath
- institut ibu profesional
- institutibuindonesia
- institutibuprofesional
- institutinuprofesional
- Kelas Bunda Sayang
- kelasbundasayang
- Komimunikasi Produktif
- Komunikasi Produktif
- kuliahbunsay
- kuliahbunsayiip
- level 10
- level9
- matematika logis
- matharoundus
- Melatih Kecerdasan
- Melatih Kecerdasan Family Project
- melatih kecerdasan intelektual
- Melatih Kecerdasan Spiritual
- Melatih Kemandirian
- resume diskusi materi9
- semuaanakadalahbintang
- tantangan 10 hari
- tantangan day 1
- tantangan10hari
- thinkcreatuve
Jumat, 18 Mei 2018
Sang Pencerita
Tantangan hari 1 game level 7
Assalammualaikum,
Jumpa lagi dengan tantangan baru setelah libur sekitar 2 minggu. Sepertinya materi makin mengerucut sehingga membuat kami untuk makin terarah untuk menentukan peran yang diambil dalam kehidupan ini, terutama dalam membawa keluarga inti (anak/suami).
Tantangan kali ini kami diminta untuk melihat 1 saja kelebihan dari salah satu orang terdekat kami untuk diamati dan dicatat/abadikan perkembangannya. Terus terang saya bingung ya dalam memilih diantara 2 anak yang ada, karena masing2x punya ceritanya sendiri.
Akhirnya setelah semedi dan menghitung kancing (lebay itu sih 🙈), saya memutuskan untuk memilih Nai, si sulung yang berumur 7.5 tahun, untuk ikut bermain. Selesai pilihan pertama maka lanjuy kepada pilihan kedua, yaitu kelebihan apa yang mau saya amati. Ada 3 sebetulnya yang cukup menonjol : menggambar, bercerita dan mengasuh adik. Setelah ditimbang2x, saya memilih bercerita.
Sebabnya ? Dari dulu Nai memang sangat suka bercerita. Ia bisa secara runut menceritakan sesuatu sampai ke hal detail. Binar itu sangat terlihat jelas pada saat ia bercerita. Bahkan di TK dulu, guru dan teman2xnya kerap memintanya untuk berhenti saat ia menceritakan pengalamannya di depan kelas, karena ga kelar2x 🤦♀️.
Di satu sisi hal ini kadang juga membuat saya geregetan, karena segala sesuatu yang dikerjakannya akan bubar saat ia bercerita, pun saat ia sedang makan 😂.
Hal ini juga agak bertolak belakang dengan sifatnya yang agak susah untuk bergaul, terutama pada lingkungan baru, kecuali bila ada yang sudah akrab. Istilahnya diesel alias lambat panas. Sebetulnya ini menurun sifat saya sih, yang memang agak susah untuk masuk pada lingkungan baru, hehehehe.
Hari ini ia kurang antusias saat menceritakan pengalamannya di sekolah. Mungkin karena sedang puasa, sebab saat saya jemput, mimik manyun sudah terpasang di wajahnya 😆. Namu saat berbuka menjelang Ashar, ia kembali semangat kala bercerita kegembiraannya mendapatkan waktu main tambahan setelah shalat Zhuhur karena tidak harus makan siang.
Jatibening, menjelang jam 12 malam
Dian Meridha Giza
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar