Senin, 21 Mei 2018

UAS hari 1

Tantangan hari ke 4 game level 7

Assalammualaikum,

Hari ini pulang sekolah begitu masuk mobil saat dijemput, Nai langsung ngambek bahkan ampe nangis minta buka puasa dengan alasan ga tahan haus. Sepanjang jalan even sampai dirumah, malah makin parah karena menjadi tantrum bin ngamuk. Boro2x mau tanya cerita uasnya ini mah 🤦‍♀️. Berbagai usaha untuk mengalihkan nol semua, walau ampe papanya turun tangan by phone. Nai tetap bersikeukeuh untuk buka puasa sebentar lalu lanjut puasa lagi. Akhirnya kami mengalah dan membolehkannya untuk berbuka. Ia menepati janjinya untuk buka puasa sebentar dengan minum, makan kurma dan kue. 

Saat makan malam barulah ia mulai menceritakan pengalamannya hari ini, terutama yang berhubungan dengan uasnya. Ia mengatakan klo ia bisa mengerjakan soal2x bahasa indonesia dan bahasa inggrisnya, walau terkadang meminta bantuan temannya untuk membacakan soal dengan alasan ia tidak bisa membacanya. Waktu saya tanya apakah miss (guru) tidak membantu membacakan, ia menjawab klo miss baru sampai pada nomor 2, sedangkan ia sudah sampai pada nomor 3. Okelah, walau jawaban itu agak ganjil menurut saya 😂. Ia juga mengatakan klo ia selesai sebelum teman2x yang lain selesai mengerjakan, walau bukanlah menjadi yang pertama. Kemudian saya bertanya apakah Ken yang selesai duluan. Ia menjawab bukan, Kalila-lah yang selesai pertama kali, baru setelah itu disusul Ken. 

Waktu saya mengingatkan papanya akan poin2x yang harus dipelajari untuk matematika, Nai dengan PDnya berkata, "bangun datar dan ruang sih aku udah bisa, ga usah belajar lagi". Memang beberapa hari sebelumnya, ia dan papanya sudah mulai mencicil belajar matematika, terutama si bangun datar dan ruang ini. Namun tetap saja kami mengingatkannya bahwa walaupun sudah belajar, ia tetap tidak boleh sombong/takabur. 

Malam ini ia belajar matematika dan ppkn. Materinya cukup banyak, sehingga untuk ppkn saya hanya membacakan materi sambil memperlihatkan video tentang materi tersebut.


Jatibening, jam setengah 12 malam
Dian Meridha Giza


#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar